HOME
Home » Opini » New Normal dan Peran Triple Helix Keluarga Alumni KAMMI (KAKAMMI)

New Normal dan Peran Triple Helix Keluarga Alumni KAMMI (KAKAMMI)

Posted at June 11th, 2020 | Categorised in Opini

Di tengah kehidupan paska pandemi Covid-19 dan dimulainya kebijakan new normal, spirit berbagi dan bergotongroyong ternyata semakin tumbuh dengan baik. Kedermawanan sosial serta kepedulian meningkat dengan baik. Inilah modal sosial di negeri ini yang tak surut oleh dinamika zaman.

Banyak paguyuban, kelompok sosial dan beragam lembaga dan institusi bergerak  membantu sesama yang membutuhkan. Setidaknya saling memastikan kondisi dan keadaan masing-masing menjadi bagian yang terus dilakukan.

Keluarga Alumni KAMMI sebagai salah satu instrumen masyarakat yang dibidani para aktivis kampus pun tak ketinggalan. Mereka saling berkirim kabar, berbagi dan saling peduli. Mereka juga tak lupa memastikan masing-masingnya sehat dan terhindar dari pandemi dan dampak ikutannya.

Moment halal bi halal Keluarga Alumni KAMMI (KAKAMMI) pada Ahad (7/6/20) menjadi bukti keinginan kuat tadi untuk silaturrahmi dan berbagi kabar baik dan kegembiraan setelah ramadhan walau pandemi masih terjadi. Tulisan singkat ini bermaksud menggambarkan suasana kebatinan dan spirit yang muncul ditengah suasana halal bi halal walau dilakukan secara daring.

*

Ramadhan baru saja berlalu. Keinginan kuat para alumni KAMMI untuk bertemu dan silaturrahmi tak terbendung rasanya. Walau terkesan mendadak dan apa adanya, akhirnya agenda halal bi halal yang digelar meriah juga.

Dengan mengambil tema “Kontribusi Untuk Negeri”, agenda ini pun berhasil dilaksanakan penuh nuansa kekeluargaan. Ada keakraban dan keseruan walau tak secara fisik bertemu. Tema agenda halal bi halal sendiri sejatinya adalah keinginan para alumni untuk terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan umat ini.

Tersebarnya alumni KAMMI di berbagai daerah dengan berbagai bidang profesi dan spesialisasi hakekatnya adalah potensi yang sangat besar untuk bisa terus memberikan kontribusi pada masyarakat dan bangsa.

Jika semua Alumni KAMMI bisa berkolaborasi sangat memungkinkan kontribusi itu bukan saja sekedar ada di ruang diskusi tapi akan menjadi kerja kongkrit bersama masyarakat yang bisa diaplikasikan di seluruh daerah-daerah di Indonesia.

Dan dalam agenda halal bi halal ini, secara tak sengaja ada gambaran yang indah tentang makna Triple Helix sebenarnya. Triple Helix sendiri maknanya adalah sinergi dan penyatuan tiga kalangan yang terdiri dari kalangan akademik, bisnis atau pengusaha dan pemerintah.

Gambaran soal Triple Helix itu benar-benar mewujud nyata di halal bi halal KAKAMMI. Mereka yang hadir tak melulu bicara soal politik semata. Juga soal masa lalu ketika di kampus. Karena yang jadi pembicara sekaligus pemantik diskusi adalah para pakar terbaik dari berbagai kalangan. Dari jalur akademisi ada Prof. Khoirul Anwar, Dr. Najib, Dr. Fitra Arsil, dan Dr. Imron Rosyadi. Dari kalangan bisnis hadir Begin Troys dan Dian Sukheri. Sedangkan dari kalangan pemerintah (Birokrat) ada Nuryanti (Kepala Dinas Perindustrian NTB).

Sebagaimana kita tahu, para akademisi dari perguruan tinggi atau lembaga litbang memiliki peran untuk menghasilkan inovasi-inovasi teknologi. Pada suatu masyarakat berbasis pengetahuan di negara-negara berkembang, posisi kalangan akademik ini adalah sederajat dengan entitas industri dan pemerintah.

Di masa depan, bila ketiga kalangan tersebut (akademik, bisnis dan pemerintah) mampu bersinergi dan bekerja sama, maka ini akan berdampak sangat besar, termasuk akan mampu meningkatkan dinamika dan daya kesinambungan ekonomi.

Sinergi ini jauh akan panjang kemanfaatan-nya serta akan luas dampaknya bagi masyarakat di masa yang akan datang. Hari ini tergambar jelas, alumni KAMMI tak hanya menyesaki dunia politik semata. Namun juga telah terbukti, tunas-tunas peradaban baru telah mulai tumbuh dan bermekaran.

Semoga sinergi ini terus menjadi spirit para almuni dan mampu memperkuat kemunculan beragam solusi atas problem yang terjadi di masyarakat. Semoga pula Triple Helix yang terbangun ini mampu pula mendorong inovasi bagi kemudahan teknologi dan ilmu pengetahuan yang akan menerangi berbagai kebijakan pemerintah di masa depan.

Sukses terus untuk alumni KAMMI dimanapun berada. Semoga semua mampu tumbuh dan berkontribusi bagi kebaikan sesama.

(Nana Sudiana | Direktur Sosial kemanusiaan dan pengmas KAKAMMI)

No comment for New Normal dan Peran Triple Helix Keluarga Alumni KAMMI (KAKAMMI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to New Normal dan Peran Triple Helix Keluarga Alumni KAMMI (KAKAMMI)

Manifesto Keluarga Alumni KAMMI

Posted at 09/06/2020

Bahwa tanggung jawab kebangsaan dan tugas sejarah Alumni KAMMI adalah merajut potensi kebangsaan yang berserak. Bahwa Keluarga Alumni KAMMI adalah jejaring potensi dan kontribusi... Read More